Thread adalah sebuah alur kontrol dari sebuah
proses. Suatu proses yang multithreaded mengandung beberapa perbedaan alur
kontrol dengan ruang alamat yang sama. Keuntungan dari multithreaded meliputi
peningkatan respon dari user, pembagian sumber daya proses, ekonomis, dan
kemampuan untuk mengambil keuntungan dari arsitektur multiprosesor.
User level thread adalah thread yang tampak oleh
programmer dan tidak diketahui oleh kernel. User level thread secara
tipikal dikelola oleh sebuah library thread di ruang user. Kernel level thread
didukung dan dikelola oleh kernel sistem operasi. Secara umum, user level
thread lebih cepat dalam pembuatan dan pengelolaan dari pada kernel thread.
Ada tiga perbedaan tipe dari model yang berhubungan dengan user dan
kernel thread atau yang biasa disebut Multithreading Models yaitu :
1. Model many to one: memetakan beberapa
user level thread hanya ke satu buah kernel thread.
2. Model one to one: memetakan setiap user
thread ke dalam satu kernel thread berakhir.
3. Model many to many: mengizinkan
pengembang untuk membuat user thread sebanyak mungkin, konkurensi tidak dapat
tercapai karena hanya satu thread yang dapat dijadualkan oleh kernel dalam satu
waktu.
Contoh thread pada OS Linux
Berikut langkah-langkah ringkas untuk membuat thread sederhana pada
linux:
1). Pastikan telah ada include dan id dari thread sudah dicantumkan dalam kode
#include<stdio.h>
#include<string.h>
#include<pthread.h>
#include<stdlib.h>
#include<unistd.h>
pthread_t tid[2];
Note :
1). Pastikan telah ada include dan id dari thread sudah dicantumkan dalam kode
#include<stdio.h>
#include<string.h>
#include<pthread.h>
#include<stdlib.h>
#include<unistd.h>
pthread_t tid[2];
Note :
Pthread_tid adalah untuk
membuat thread id.
2). Buatlah thread pada inti program (int main) dengan menggunakan fungsi pthread_create
pthread_create(&(tid[i]), NULL, &doSomeThing, NULL);
2). Buatlah thread pada inti program (int main) dengan menggunakan fungsi pthread_create
pthread_create(&(tid[i]), NULL, &doSomeThing, NULL);
Note :
● tid[i] adalah id thread yang dibuat pada langkah 1.
● &doSomeThing adalah fungsi yang dijalankan oleh thread.
3). Pastikan thread mempunyai fungsi yang dijalankan
void* doSomeThing(void *arg) {
unsigned long i = 0;
pthread_t id = pthread_self();
if(pthread_equal(id,tid[0])) {
printf("\n First thread processing\n");
}
else {
printf("\n Second thread processing\n");
}
for(i=0; i<(0xFFFFFFFF);i++);
return NULL;
}
Note :
Fungsi ini berkaitan dg
langkah 2. fungsi ini yang dipass-ing pada pthread_create
4). Jika ingin antarthread mengetahui satu sama lain (satu thread mengetahui ada thread lain, sehingga dalam berproses tidak error) gunakan fungsi pthread_join
pthread_join(th1, NULL);
pthread_join(th2, NULL);
Note :
Contoh ini jika misalnya ada dua thread bernama th1 dan th2 yang akan di-join.
4). Jika ingin antarthread mengetahui satu sama lain (satu thread mengetahui ada thread lain, sehingga dalam berproses tidak error) gunakan fungsi pthread_join
pthread_join(th1, NULL);
pthread_join(th2, NULL);
Note :
Contoh ini jika misalnya ada dua thread bernama th1 dan th2 yang akan di-join.
Sumber:
http://pradana-pride.blogspot.co.id/2016/10/tugas-sistem-operasi-contoh-thread-pada.html
https://ilhamga.weebly.com/blog/membuat-thread-dalam-linux-bahasa-c









